SURAT KECIL UNTUK TUHAN....
Tuhan begitu banyak surat cintaku dan rinduku yang selalu kutuliskan di buku dear diary ku kepadamu. Tapi tak satupun ada balasan darimu..
Tuhan aku selalu mengatakan kepadamu bahwa :
Tuhan aku selalu mengatakan kepadamu bahwa :
aku sangat merindukan mereka (Mama.. Papa.. Abg Binsar.. Abg Berman) yang telah kau ambil
Tuhan kenapa kau mengambil semua orang dari sisiku.
Kenapa Tuhan..
Kenapa..
Kenapa kau mengambil semua orang dari hidupku..
Kenapa Tuhan..
Kenapa..
Kenapa kau mengambil semua orang dari hidupku..
Sehingga aku tidak punya kesempatan merasakan kasih sayang dari mereka semua.
Aku rindu mereka Tuhan...
sangat rindu...
Aku rindu mereka Tuhan...
sangat rindu...
Tapi rasanya kau tidak adil dalam hidupku Tuhan ..
Kenapa mereka kau berikan kesempatan untuk merasakan kasih sayang keluarga.
Tapi aku tidak Engkau berikan kesempatan untuk merasakan hangatnya keluarga.
Engkau tidak memberiku kesempatan merasakan hangatnya pelukan seorang mama.
Kenapa mereka kau berikan kesempatan untuk merasakan kasih sayang keluarga.
Tapi aku tidak Engkau berikan kesempatan untuk merasakan hangatnya keluarga.
Engkau tidak memberiku kesempatan merasakan hangatnya pelukan seorang mama.
Kenapa Tuhan..
Kenapa...
Apa salahku sebelumya kepadamu...
Apa kenakalanku Tuhan.
Tuhan apakah Engkau tau setiap hari aku selalu merindu..
Tuhan apakah Engkau tau setiap hari aku selalu merindu..
Aku selalu merasa sendiri.
Semua terasa sepi dan tidak ada kehidupan didalam diriku.
Semua terasa gelap Tuhan.
Semua terasa sepi dan tidak ada kehidupan didalam diriku.
Semua terasa gelap Tuhan.
Sehingga aku tidak dapat melangkah kemanapun.
Rasanya aku tidak punya tujuan hidupku.
Rasanya semuanya hilang begitu saja.
Tanpa pesan dan tanpa salam.
Rasanya aku tidak punya tujuan hidupku.
Rasanya semuanya hilang begitu saja.
Tanpa pesan dan tanpa salam.
Aku tak tau harus bagaimana Tuhan.
Aku binggung.
Aku gundar.
Tidak ada tempat mengaduku Tuhan.
Tidak ada Tuhan.
Tidak ada tempat mengaduku Tuhan.
Tidak ada Tuhan.
Sekarang aku hanya punya oppung.
Melihatnya semakin menua selalu membuatku takut Tuhan.
Aku takut kalau aku tidak dapat membalas semua kebaikan oppungku Tuhan.
Tuhan Berkati oppungku.
Berilah dia panjang umur dan kesehatan selalu agar kelak aku dapat membalas semua kebaikannya dan membalas semua kasih sayangnya dengan caraku sendiri.
Jangan ambil Oppungku dulu Tuhan sampai aku benar-benar ingin membahagiakannya..
Aku tau Engkau mulai bosan dengan semua doa- doa ku..
Curahan hatiku..
Dan semua surat cintaku kepadamu..
Tapi aku tidak akan pernah bosan untuk itu semua ..
Sampai Tuhan benar- benar menunjukkan apa arti dari semua ini...
Aku Mengasihimu Tuhan..
Kekasih sejatiku..
Tetaplah didalam hatiku Tuhan..
Curahan hatiku..
Dan semua surat cintaku kepadamu..
Tapi aku tidak akan pernah bosan untuk itu semua ..
Sampai Tuhan benar- benar menunjukkan apa arti dari semua ini...
Aku Mengasihimu Tuhan..
Kekasih sejatiku..
Tetaplah didalam hatiku Tuhan..
Sahabatku ...Trimakasih Papa Jesus🙏
Komentar
Posting Komentar